Blog ini berisikan segala sesuatu yang berhubungan dengan Kuliner, seperti resep masakan, kue dan minuman, tips-tips seputar kuliner serta tempat-tempat makan. Semuanya dikumpulkan tidak hanya dari satu sumber, tapi dari berbagai sumber yang berhubungan dengan Kuliner.

Tujuan dari Blog ini adalah untuk mengarsipkan dan melestarikan semua hal tentang kuliner yang berguna untuk generasi-generasi berikutnya.

Pengunjung bisa mencari informasi yang mereka inginkan, memberikan komentar dan informasi yang ingin dimuat dalam Blog ini berupa resep, tips atau lainnya. Bila dianggap baik oleh pemilik Blog, maka akan di masukkan dalam Blog ini.

Terima kasih atas kunjungan anda !

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Mengurangi Kalium Pada Sayuran dan Buah

Bagi Anda yang terkena hemodialisa umumnya terjadi hiperkalemi (tingginya kadar kalium dalam darah ). Hal ini karena menimbulkan rasa sesak, sehingga dalam pengaturan diet (makanan), kadang merasa takut untuk mengkonsumsi bahan makanan yang mengandung kalium.
Kalium sangat banyak pada bahan makanan jenis sayuran dan buah-buahan. Bila Anda membatasi sayur dan buah-buahan, hal tersebut juga tidak baik. Karena Anda akan kekurangan vitamin C dan serat yang berakibat sulit buang air besar.
Bagaimana cara, agar Anda yang terkena hemodialisa dapat mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan. Ada tiga cara supaya dapat mengkonsumsi sayur dan buah-buahan. Ketiga cara tersebut sebagai berikut:


  1. Merendam (sayur dan buah-buahan) dengan air panas selama 15 menit. Cara ini dapat menghilangkan kadar kalium sebenyak 5 % dari kadar awal.
  2. Merebus (sayur dan buah ) selama 15 menit. Caranya adalah panaskan air, pada saat air sudah mendidih, masukkan sayur dan buah-buahan kedalam air mendidih tersebut selama 15 menit. Kalium akan berkurang sebanyak 10 %. Cara ini biasa di kenal dengan stup.
  3. Dibuat manisan (di rebus dengan penambahan gula pasir). Caranya sama dengan nomor 2 hanya saja di tambahkan gula pasir. Cara lni dapat mengurangi kadar kalium sebanyak 15 %. Untuk yang terkena hemodialisa dengan komplikasi diabetes mellitus tidak di sarankan dengan cara nomor 3.

Sumber: Lezat

Tidak ada komentar:




--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------